Pentingnya Nilai-Nilai Tradisional Bagi Remaja Masa Kini

Tradisi- tradisi warga Indonesia yang saling menghormati, gotong royong, membungkuk atau menyapa lambat laun menjadi pudar dalam kehidupan generasi remaja. Coba bayangkan, kapan lagi kita melihat seorang anak mencium tangan orang tuanya sebelum bepergian? Tentunya sudah sangat sedikit anak remaja yang melakukannya. Selain itu, kapan lai kita pernah melihat warga bergotong-royong untuk bekerja bakti ataupun membuat sesuatu bagi komunitas? Globalisasi dan perkembangan teknologi mengakibatkan budaya-budaya luar untuk masuk ke Indonesia dan mempengaruhi generasi muda sehingga tradisi-tradisi asli Indonesia yang penting menjadi pudar.

Memang benar, kita menganggap bahwa tradisi seperti itu kuno dan tidak berguna. Namun, sesungguhnya menyapa ataupun bergotong-royong merupakan hal yang sangat penting untuk dimiliki dalam sebuah komunitas. Mencium tangan orang tua misalnya; itu merupakan tanda hormat kepada orang tua dan bahwa seorang anak menyayangi orang tua mereka. Walaupun tidak terlihat seperti itu, orang tua akan merasa dihargai dan akan merasa bangga kepada anaknya karena menjadi anak yang berbakti. Hal itu dapat kita lihat dengan kehidupan keluarga yang biasa menyapa dan mencium orang tuanya. Ikatan antara anak dan orang-tua akan menjadi lebih kuat karena terdapatnya rasa saling menghormati dan menyayangi diantara mereka.

Bergotong-royong adalah hal yang penting karena dengan gotong-royong sebuh komunitas dapat hidup saling membantu dan menjalin sebuah kebersamaan yang tidak dapat kita nilai. Kebersamaan dalam sebuah komunitas sangatlah penting dan berpotensi untuk melakukan hal-hal baru. Seperti contohnya,  sebuah kompleks perumahan yang sering bekerja-bakti bersama dapat mendapatkan ide untuk membuka bisnis pembersihan antar kompleks yang dilakukan bersama dan mendapatkan hasil. Selain itu, sebagai makhluk sosial, kebersamaan dapat membantu seseorang dalam menghadapi kehidupan.

Untuk menyapa orang yang lebih tua adalah hal yang juga penting untuk dimiliki dalam kehidupan sehari-hari. Selain agar tidak melukai perasaan orang lain yang menganggap dirinya tidak dihargai, menyapa adalah suatu tradisi yang bernilai tinggi karena dengan menyapa kita pun menunjukan bahwa kita adalah komunitas yang ramah dan saling menghormati.

Nilai-nilai tradisional itu sangat penting bagi remaja masa kini agar generasi remaja dapat menjadi lebih kompak dan akhirnya bertujuan untuk membangun negara yang lebih baik. Ketika nilai-nilai tradisi dipegang erat oleh remaja, kita dapat melihat kekuatannya dalam perannya untuk kemerdekaan Indonesia disaat anak-anak muda bersama-sama menculik soekarno sehingga proklamasi diadakan. Bila pada saat itu tidak terdapat kebersamaan antara remaja, maka Indonesia tidak akan pernah merdeka. Walaupun terlihat tidak berguna, memegang erat tradisi adalah hal yang dapat bermanfaat bagi remaja masa kini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: